FEB Kukuhkan Calon Wisudawan yang Siap Bersaing di Revolusi 4.0
R. Soeparman Hadipranoto Gedung Graha Wiyata lt. 9 dikemas dalam nuansa Pulau Madura. Tari Karapan Sapi persembahan UKM Tari menandai dibukanya Penggelaran Sarjana, Magister dan Doktor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (FEB UNTAG) Surabaya. Dengan tema ‘Menyiapkan Insan di Revolusi Industri 4.0 Berbasis Karakter Bangsa’, Rapat Senat dipimpin oleh Dekan FEB UNTAG Surabaya-Dr. Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA dan diikuti oleh dosen dan 334 calon wisudawan. Kepada mereka, Slamet berpesan untuk tidak hanya menjaga nama baik almamater tetapi juga menjadi generasi pemuda berjiwa besar yang cinta damai, melawan penindasan dan mempererat tali persaudaraan. Apalagi UNTAG Surabaya mempunyai Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA).
Dalam sambutannya Slamet menerangkan bahwa revolusi 4.0 ditandai dengan perkembangan teknologi yang berdampak pada kehidupan manusia, “Misalnya dampak pada lapangan kerja. Revolusi industri akan menghilangkan 800 ribu lapangan pekerjaan. Pada tahun 2030, kehadiran 7 juta lapangan pekerjaan baru akan diikuti oleh 56 juta lapangan pekerjaan yang hilang. Kita harus mengelola secara positif dan mereduksi hal negatif.” Menanggapi hal ini, menurut Slamet, FEB UNTAG Surabaya terus berbenah untuk mensejajarkan diri baik dengan institusi dalam negeri maupun luar negeri, ditandai dengan MoU dan kerjasama. Hal ini mengingat UNTAG Surabaya akreditasi A.
Wakil Dekan 1 FEB-Dra. Ec. I.A. Sri Brahmayanti, MM. membacakan Surat Keputusan yang berisi daftar nama calon wisudawan semester gasal periode 2018/2019 yakni 136 mahasiswa Manajemen, 137 mahasiswa Akuntansi, 29 mahasiswa Ekonomi Bisnis, 18 mahasiswa Magister Manajemen, dan 14 mahasiswa Doktor Ilmu Ekonomi. Nila Astrina, Melia Fina Tri Susanto, Priscila M. Oktavia, Ni Wayan Soebrati dan Nuuridha Matiin terpilih sebagai lulusan terbaik di masing-masing prodi usai pembacaan Daftar Lulusan Terbaik. Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,82 Melia Fina Tri Susanto dari prodi Akuntansi terpilih sebagai lulusan terbaik program S-1.
Dr. Drs. Hyronimus, SE., MM. tampil sebagai sebagai perwakilan calon wisudawan. Dia berterima kasih kepada para dosen atas segala ilmu yang diberikan. Dia pun berterima kasih kepada pihak fakultas karena melestarikan budaya yang dibuktikan dengan pakaian Madura. “Kami yakin ilmu yang diberikan akan dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Kepada teman-teman calon wisudawan, keberhasilan kita dalam menyelesaikan studi bukan akhir dari segalanya. Perjuangan kita ke depan lebih berat lagi. Perjuangan lingkungan yang kira hadapi semakin berat,” katanya. Menurut Hyronimus, perubahan yang terjadi harus dijadikan tantangan dan peluang serta tidak boleh berhenti untuk belajar. (um/aep)
Comments
Post a Comment